Caption : Tangkapan layar dari Video Amatir Warga saat Berada di Cafe Milik And* B******G,.
Sebuah kalimat ungkapan”WOW’ patut ditujukan kepada sebuah warung berjenis cafe di Kawasan Pantai Baru, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat pada Selasa (25/8/26) menjelang subuh.
Cafe yang berkonsep remang-remang ini disinyalir dimiliki oleh seorang pengusaha lokal berinisial And* B*****G sebagaubsebutan para penikmat hiburan malam.
Diketahui Cafe ini menyediakan menyewakan sound system dan minuman beralkohol seperti BIR serta minuman ringan dan juga rokok berbagai jenis.
Dan diperkirakan buka mulai dari jam 12.00 wib hingga 04.30 wib menjelang subuh. Diduga dipergunakan pengunjung sebagai tempat pesta narkoboi berjenis ekstasi selain sebagai tempat sing a song.
Pengunjung juga terlihat didampingi wanita penghibur malam dengan tarif diperkirakan senilai ratusan ribu untuk sekali kencan menemani pria hidung belang bernyanyi hingga pesta narkoboi pada malam hari.
Perkiraan diatas bukanlah cerita hoak alias fiksi belaka namun tersajikan dari pantauan langsung hingga interaksi dengan sejumlah narasumber di lapangan pada Selasa (25/8) pukul 02.30 wib menjelang subuh.
Salah seorang sumber menyebutkan cafe tersebut pernah ditertibkan hingga beberapa kali namun cafe remang-remang milik And* B*****G tetap tegak beroperasi di Kawasan Pantai Baru Mentok.
Bertahannya cafe tersebut hingga saat ini, akhirnya memantik sebuah pertanyaan dari narasumber yang menduga telah tercapainya kata mufakat terhadap para pemangku kepentingan setempat.
Perlu diketahui bersama, Kawasan Pantai Baru Mentok sendiri dibangun serta ditata Pemerintah setempat sebagai area pilihan warga lokal maupun luar daerah untuk berlibur agar menjadi salah satu tempat favorit masyarakat berlibur.
Angin laut yang sepoi-sepoi membuat suasana pantai terasa nyaman bagi pengunjung yang ingin bersantai bersama keluarga, namun disayangkan pada akhirnya harus dirusak oleh pemandangan hiruk pikuk musik-musik dugem.
Sementara terkait persoalan aktivitas hiburan malam di kawasan wisata Pantai Baru Mentok, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Fachriansyah, S.IP.,MSi hingga berita ini ditayangkan belum merespon pertanyaan yang dilayangkan redaksi alias bungkam.
Note; Pemberitaan ini disusun berdasarkan data awal di lapangan. Investigasi kami masih terus berjalan untuk menelusuri siapa sebenarnya pemegang kendali dan penanggung jawab di lokasi ini.
Tentunya redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak-pihak yang merasa dilibatkan dalam penyampaian informasi ini melalui hak jawab berdasarkan UU no 40 tahun 1999 tentang pers.
Redaksi Kiiilatnews.com.
By Kak_prim.






