Caption : Tangkapan layar dari Video singkat Narasumber Redaksi, (ft/ist).

Jelang libur Nasional Natal 2025 dan Tahun baru 2026, Perairan Keranggan dan Tembelok Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat diserbu puluhan bahkan ratusan ponton tambang ilegal.

Puluhan hingga ratusan ponton tersebut terpantau aktif kembali sejak beberapa Minggu yang lalu, kendati sebelumnya kegiatan tambang ini dikhawatirkan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat sekitar.

“Speed penambang lalu lalang bang (wartawan_red) lewat jalur kapal ferry, dak takut aben di orang, kadang kami liat kejer-kejer di orang di jalur tuh, ape agik asal jam pulang kerje..ramai speed tuh lewat jalur kapal,” ungkap narasumber, Sabtu (15/11/25).

Sementara, Salah seorang warga sekitar, AB mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak dari aktivitas ratusan ponton tambang ilegal tersebut.

“Kalo dibiarkan terus menerus, takut e pas arus mudik natal dan tahun baru kelak terganggu kapal-kapal yang sedang melintas masuk dan keluar, Abang liat lah video kawan tadi,” ujar AB sembari menunjukan sebuah video singkat.

Hingga berita ini diterbitkan alias dipublikasi, Kepala Kantor Angkutan Danau, Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Tanjung Kalian, Mentok dalam upaya konfirmasi redaksi.

Begitu juga dengan pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) selaku pemegang otoritas Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian, Mentok. Mentok. (red).

By Kak_Prim.